skip to main | skip to sidebar

Galih Dhe Phe PJKR-A 09

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • About Me
  • Archives
  • Contact

Jumat, 28 Oktober 2011

Front Crawl Turning

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 06.26 Label: Pembalikan Gaya Bebas
Gerakan Awal

Gerakan Memutar

Gerakan Tolakan

Animation

0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Butterfly Turn

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 06.18 Label: Pembalikan Gaya Kupu
Gerakan Awal


Gerakan Tolakan

Animation


0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Racing Start Swimming

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 06.12 Label: Racing start
Gerakan Awal


Gerakan Lompatan

Gerakan Masuk Air

Animation
1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Teknik Melakukan Lay-Up

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 06.04 Label: Teknik Lay-Up
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Tips Bernafas Pada Waktu Renang Gaya Bebas

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 05.51 Label: tips bernafas gaya bebas
Diantara empat gaya renang yang ada (gaya dada, gaya bebas, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung), yang paling sulit cara bernafasnya adalah gaya bebas. Dalam gaya dada dan gaya kupu-kupu, bernafas bisa dilakukan dengan mudah karena ada saat dimana kepala kita seluruhnya berada diatas permukaan air. Bernafas dalam gaya punggung juga tidak sulit karena kepala dan tubuh kita menghadap dengan bebas ke arah langit. Adapun dalam gaya bebas, kepala kita tidak boleh sepenuhnya menyembul dari permukaan air. Inilah yang menjadikan bernafas dalam gaya bebas terasa lebih sulit.
Namun jika sudah biasa, tidak akan ada lagi hal yang sulit. Mengambil (menghirup) nafas dalam gaya bebas kita lakukan semenjak 2/3 kayuhan tangan kita, dan kita akhiri pada saat tangan kita kembali masuk kedalam air. Kita ambil contoh mengambil nafas ke sisi kiri. Pada saat kayuhan tangan kiri kita sejajar dengan dada, akan timbul gaya angkat pada sisi kiri tubuh kita. Akibatnya, tubuh pun akan miring menghadap ke sisi kiri. Pada saat itulah kita mulai mengambil nafas. Dan kemiringan tubuh kita dengan sendirinya akan membantu wajah kita untuk bisa menyembul keatas permukaan air dengan mudah dan alami.
Pada saat wajah Anda kembali terbenam kedalam air, keluarkanlah udara dengan santai dari hidung Anda. Ini akan menimbulkan gelembung-gelembung air yang keluar dari hidung Anda.
Lalu kapan kita mengambil nafas? Untuk renang jarak jauh semisal 1500 meter, beberapa perenang hebat seperti Grant Hackett mengambil nafas setiap dua kayuhan sekali. Ini artinya hanya berselang satu kayuhan saja, dan karenanya bernafasnya pun hanya ke satu sisi saja: ke kiri saja atau ke kanan saja.
Namun ada juga beberapa perenang yang mengambil nafas setiap tiga kayuhan sekali. Ini artinya pengambilan nafas akan dilakukan bergantian ke kiri dan ke kanan. Cara bernafas seperti dikenal sebagai bilateral breathing. Lalu mana yang lebih baik antara mengambil nafas ke satu sisi saja atau mengambil nafas ke dua sisi secara bergantian? Jawabannya, suka-suka Anda. Lakukanlah yang menurut Anda lebih rileks, santai, nyaman dan cocok untuk Anda. Jadi yang terpenting, Anda merasa nyaman ketika bernafas.
Meski demikian, banyak perenang sprint gaya bebas (50 meter atau 100 meter) yang berusaha semaksimal mungkin untuk menahan nafas mereka selama balapan. Mereka hanya mengambil nafas ketika betul-betul memerlukannya. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi pengurangan kecepatan yang biasanya terjadi ketika seorang perenang gaya bebas sedang mengambil nafas.

0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Renang Gaya Punggung (Back Crawl Stroke

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 05.48 Label: Gaya Punggung

Renang Gaya Punggung (Back Crawl Stroke) merupakan gaya yang paling berbeda dengan yang lainnya karena kita dengan posisi wajah menghadap ke atas, sehingga kita tidak bisa melihat ke depan.

1.      Gerakan kaki
a.       Kaki kanan dan kiri digerakkan naik turun secara bergantian (seperti orang yang sedang berjalan /seperti gaya bebas tetapi dengan posisi wajah menghadap ke atas)
b.      Kaki digerakkan bergantian dengan cukup cepat agar arah renang Anda tidak melenceng/berbelok
2.      Gerakan tangan
a. Posisi awal satu tangan lurus di atas kepala
b. Kemudian langsung mengayuh ke belakang menuju pinggang
c. Kemudian angkat keluar dari permukaan air dan kembalikan ke posisi awal
d. Lakukan hal yang sama dengan tangan yang satunya
Jadi tangan kiri dan kanan bergerak secara bergantian, ketika tangan kiri keluar dari dalam air, tangan kanan masuk ke dalam air, begitu seterusnya.
3.      Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
Kaki terus bergerak seperti pada point 1 di atas.
Dengan gaya ini, tidak akan ada masalah kesulitan dalam pengambilan nafas karena wajah kita berada di atas air.
Mungkin yang jadi masalah adalah apakah kita sudah sampai ujung kolam atau belum, karena kita tidak bisa melihatnya (mata kita menghadap ke atas). Hal ini bisa diatasi dengan menghitung gerakan tangan.
Tips :
1)      Posisi kaki jangan terlalu di permukaan air, melainkan agak ke dalam masuk ke dalam air (hal ini akan membantu kecepatan ..juga memudahkan kepala tetap berada di atas)
2)      Kaki terus bergerak, jangan berhenti (hal ini agar arah renang kita tidak melenceng/berbelok).
3)      Telapak kaki agak diluruskan sedemikian rupa sehingga menjadi lurus / sejajar dengan tulang kaki
4)      Posisi kedua kaki berdekatan satu dengan yang lainnya.
5)      Dagu agak didekatkan ke dada, hal ini akan membantu kecepatan dalam berenang.
6)      Gerakan tangan ketika masuk ke dalam air, maka sisi telapak tangan yang masuk ke dalam air terlebih dulu (hal ini memperkecil tahanan dari air)


0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Renang Gaya Kupu (butterfly Stroke)

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 05.44 Label: Gaya Kupu
Merupakan gaya yang paling sukar dan membutuhkan waktu untuk dipelajari.
1.      Gerakan kaki
a.       Posisi awal, kaki dan paha dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk. Juga kedua telapak kaki dalam posisi agak berdekatan (agak rapat) satu sama lainnya.
b.      Kemudian gerakkan kedua kaki secara bersamaan sedikit ke atas permukaan air
c.       Kemudian jatuhkan ke dua kaki secara bersamaan ke bawah, sehingga memunculkan dorongan ke depan. Dan pinggul akan terdorong dan naik ke depan.
Ulangi langkah b – c di atas
Perhatikan:
Selama melakukan gerakan ini, kaki dan paha harus selalu dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk.
Kedua telapak kaki dalam posisi agak berdekatan (agak rapat) satu sama lainnya.
Juga pinggul/pantat agak bergerak ke atas, sehingga akan memberikan gaya dorong ke depan yang lebih besar. Jadi kekuatan sebenarnya adalah di gerakan pinggul, bukan di kaki
2.      Gerakan tangan
a.       Posisi awal, kedua tangan lurus di atas kepala (kedua telapak tangan berdekatan, tapi tidak perlu menempel satu dengan yang lainnya)
b.      Kemudian tarik kedua tangan ke bawah secara bersamaan. Terus tarik sampai ke belakang.
c.       Kemudian angkat kedua tangan secara bersamaan keluar dari permukaan air dan ayunkan kembali depan
Ulangi langkah a – c di atas
Perhatikan:
Ketika menjatuhkan tangan ke air, maka seolah-olah ibu jari menyentuh permukaan air lebih dulu (telapak tangan agak menghadap ke luar)
3.      Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
Gerakkan kaki seperti pada point 1 di atas. Kemudian gerakkan kedua tangan ke bawah secara bersamaan. Pada waktu gerakan tangan ke bawah inilah saat kita sedikit menaikkan kepala ke atas untuk mengambil nafas.
Gerakan kaki dan tangan dilakukan bergantian.
Tips :
1)      Awalnya mungkin Anda hanya kuat 1/2 lebar kolam ..teruskan berlatih. Jangan khawatir karena memang gaya ini yang paling berat. Semakin sering Anda berlatih, maka Anda akan semakin bisa
Bila dirasa terlalu berat, Anda bisa memulai belajar dengan melakukan 2 set gerakan kaki, baru kemudian diikuti 1 set gerakan tangan.
2)      Setelah cukup lancar, maka mulai perbaikilah gaya ini dengan memperbaiki start awal gaya kupu. Kepala ditekuk agak ke bawah (dagu agak menempel ke dada) dan gerakkan pinggul lebih dulu, sehingga kaki terangkat dan lecutkan/tendangkan kaki dengan posisi lurus sejauh mungkin ke belakang. Gerakan kaki jangan dilakukan dilakukan secara berlebihan. Setelah itu baru gerakkan tangan.
Berikutnya, gerakan kaki selalu dimulai dari pinggul. Untuk membantu gerakan pinggul agak naik ke atas, kepala bisa ditekuk ke bawah (dagu agak ditempelkan ke dada).
3)      Posisikan tubuh selalu di permukaan air, jangan terlalu dalam.
4)      Agar lebih cepat dan gerakan lebih stabil, lakukan 2 – 3 set gerakan kaki dan tangan baru kemudian menaikkan kepala untuk mengambil nafas.
5)      Kesempatan kepala untuk naik ke atas permukaan air sangatlah sedikit dan sebentar (tidak seperti gaya dada), karena itu manfaatkanlah sebaik mungkin.
6)      Ketika kepala sedang tidak ke atas permukaan air untuk bernafas, pastikan posisi dagu agak menempel ke dada. Ini akan menambah daya luncur gaya kupu menjadi lebih kuat.
7)      Seringkali sewaktu tangan berada di dalam air, gerakan tangan membentuk seperti huruf S. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan yang lebih kuat ke depan. Tetapi ada juga pelatih yang mengajarkan gerakan tangan biasa saja, sehingga gerakan tangan bisa lebih cepat dan kuantitas gerakan tangannya lebih banyak.




0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Renang Gaya Dada (chest Stroke)

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 05.36 Label: Gaya Dada
Merupakan gaya yang paling mudah dan paling cepat untuk dipelajari. Tapi dalam segi kecepatan, gaya ini merupakan gaya yang paling lambat.
1.      Gerakan kaki
a.       Kaki ditekuk (dengkul dibengkokkan/ditekuk)
b.      Kemudian tendangkan/luruskan kaki dengan posisi kedua kaki terbuka (kaki kiri dan kaki kanan saling berjauhan)
c.       Masih dalam posisi kaki lurus, kemudian kaki dirapatkan (sampai telapak kaki kiri dan kanan agak bersentuhan ..ini akan menambah daya dorong)Ulangi langkah a-c tsb
Jadi urutan gerakan kaki gaya dada ini :
1) tekuk, tendang, rapatkan,
2) tekuk, tendang, rapatkan,dst

2.       Gerakan tangan
a.       Posisi awal, kedua tangan lurus di atas kepala (kedua telapak tangan saling bertemu & menempel)
b.      Kemudian tarik tangan ke samping kanan dan kiri, tetapi tidak perlu terlalu ke samping (cukup tarik ke samping selebar bahu dan selebihnya tarik ke bawah)
c.       Luruskan tangan kembali.
Ulangi langkah a – c di atas
Jadi urutan gerakan tangan gaya dada ini :
1) luruskan tangan di atas kepala, gerakkan tangan ke samping kiri dan kanan,
2) luruskan tangan di atas kepala, gerakkan tangan ke samping kiri dan kanan,dst
3.      Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
- Gerakan tangan dan kaki dilakukan bergantian.
- Pengambilan nafas dilakukan ketika gerakan tangan ke samping kiri dan kanan, kemudian kepala mendongak ke atas sambil mengambil nafas
Tips :
1)      Ketika mulai belajar tangan berpegangan pada pinggir kolam, kemudian gerakkan kaki seperti di atas. Lakukan sampai lancer
2)      Kemudian Anda bisa meminta seorang teman untuk memegangi tangan Anda, sehingga Anda bisa menyeberangi kolam dengan menggerakkan kaki dan tangan tetap dipegangi teman Anda. Untuk anak-anak, orang tua / pelatih renang bisa melakukan ini.
Kaki seringkali tidak mengapung di permukaan air, melainkan terlalu ke bawah ..hal ini dikarenakan kepala tidak masuk ke dalam air.
Oleh karena itu saat berlatih kaki ini sekaligus dijadikan sebagai sarana untuk berlatih gerakan kepala untuk mengambil nafas nantinya. Hal ini dilakukan dengan cara memasukkan kepala ke dalam air selama belajar gerakan kaki dan menaikkan kepala hanya bila mau mengambil nafas.
3)      Setelah lancar, maka sekarang kita agak ke tengah kolam. Kemudian kita mengapungkan badan (seperti posisi meluncur) dan gerakkan kaki gaya dada seperti di atas sampai ke pinggir kolam. Lakukan sampai lancer
4)      Setelah itu sekarang mulai belajar menggerakkan tangan. Lakukan 2 atau 3 kali gerakan kaki, kemudian baru gerakkan tangan gaya dada seperti di atas. Begitu seterusnya, lakukan sampai lancar.
5)      Setelah cukup lancar, maka mulailah belajar mengambil nafas. Ketika tangan bergerak ke samping, maka naikkan kepala sedikit ke atas permukaan air dan langsung ambil nafas. Lakukan sampai lancer
6)      Kemudian berlatihlah lebih ke tengah dan berenang untuk mencapai pinggir kolam. 


0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Renang Gaya Bebas (Crawl Stroke)

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 05.21 Label: Gaya Bebas
Cara Melakukan Gaya Bebas (Crawl Stroke)
1.      Gerakan kaki
Gerakkan kaki ke atas dan ke bawah secara bergantian (seperti orang yang sedang berjalan kaki), tetapi antara kaki dan paha dengan posisi lurus atau dengkul tidak boleh ditekuk. Gerakan ini dilakukan terus menerus.
Perhatikan:
Selama melakukan gerakan ini, kaki dan paha harus selalu dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk. Jadi yang bergerak bukan lutut/kaki, melainkan pangkal paha/pinggul
2.      Gerakan tangan
a.       Posisi awal, kedua tangan lurus di atas kepala (kedua telapak tangan agak berdekatan, tetapi tidak perlu menempel).
b.      Kemudian tarik tangan kiri ke bawah, terus ditarik sampai ke belakang.
c.       Kemudian angkat tangan kiri keluar dari permukaan air dan ayunkan tangan kiri tersebut sejauh mungkin ke depan (ketika tangan di atas permukaan air, siku tangan kiri agak ditekuk di dekat telinga. Kemudian diluruskan kembali dan diayunkan sejauh mungkin ke depan masuk ke permukaan air).
d.      Pada waktu tangan kiri diangkat keluar dari permukaan air, langsung gerakkan dan tarik tangan kanan ke bawah sampai ke belakang -sama dengan gerakan tangan kiri pada langkah b-.
e.       Kemudian angkat tangan kanan keluar dari permukaan air dan ayunkan tangan kanan tersebut sejauh mungkin ke depan (ketika tangan di atas permukaan air, siku tangan kanan agak ditekuk di dekat telinga. Kemudian diluruskan kembali dan diayunkan sejauh mungkin ke depan masuk ke permukaan air)-sama dengan gerakan tangan kiri pada langkah c-.
Ulangi langkah b – e di atas
Jadi urutan gerakan tangan gaya bebas :
Posisi Awal Kedua tangan lurus ke depan
- tarik tangan kiri mengayuh ke bawah sampai ke belakang
- setelah tangan kiri selesai mengayuh sampai ke belakang, angkat tangan kiri tersebut ke atas permukaan air dan ayunkan tangan kiri sejauh mungkin ke depan
- tarik tangan kanan mengayuh ke bawah sampai ke belakang
- setelah tangan kanan selesai mengayuh sampai ke belakang, angkat tangan ke atas permukaan air dan ayunkan tangan kanan sejauh mungkin ke depan
- begitu seterusnya
Perhatikan
Tangan kiri dan kanan bergerak secara bergantian. Ketika tangan kiri selesai mengayuh dan mulai diangkat keluar dari dalam air, tangan kanan langsung masuk ke dalam air dan mengayuh ke belakang, begitu seterusnya.
3.      Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
Kaki terus bergerak seperti pada point 1 di atas.
Pengambilan nafas dilakukan ketika tangan kiri sedang diayunkan ke depan untuk masuk kembali ke dalam air, sedangkan tangan kanan akan naik ke permukaan air. Pada saat itulah, gerakkan kepala ke kanan untuk ambil nafas.
Begitu juga bila Anda lebih suka bernafas ke kiri, yaitu dilakukan ketika tangan kanan sedang diayunkan ke depan untuk masuk kembali ke dalam air dan tangan kiri akan naik ke permukaan air.
Ketika mengambil nafas, kepala jangan diangkat ke atas, melainkan hanya menoleh ke samping kanan (atau boleh juga ke kiri …pilih salah satu yang menurut Anda lebih nyaman)
Tips :
1)      Kaki terus bergerak (tidak boleh berhenti), walau ketika sedang mengambil nafas.
2)      Tangan kanan dan kiri bergerak terus secara bergantian (tanpa jeda /istirahat).
3)      Posisi telapak tangan agak menghadap ke luar ketika akan menyentuh permukaan air. Jadi seolah-olah ujung ibu jari tangan yang menyentuh permukaan air lebih dulu.
4)      Ketika kepala menoleh ke kanan (atau ke kiri) untuk mengambil nafas, kemudian langsung secepatnya gerakkan kembali kepala ke dalam air. Jangan menunggu gerakan tangan kanan (tangan kiri) selesai.
5)       Agar gaya bebas ini bisa lebih cepat dan gerakannya lebih stabil, pengambilan nafas dilakukan setelah 2 – 3 set gerakan tangan. Jadi jangan sekali gerakan tangan langsung mengambil nafas.



















0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 05.18 Label: Manfaat Berenang
MANFAAT RENANG

Berenang adalah olahraga. Seperti hal-nya olahraga umumnya, berenang akan meningkatkan kesehatan seseorang. Tetapi berenang memiliki banyak kelebihan, yaitu menggerakkan hampir keseluruhan otot-otot pada tubuh kita, mulai dari kepala, leher, anggota gerak atas, dada, perut, punggung, pinggang, anggota gerak bawah, dan telapak kaki.
Berenang secara baik dan benar akan membuat tubuh tumbuh lebih tinggi (bagi yang masih dalam pertumbuhan tentunya). Berenang juga baik untuk mengobati orang-orang yang mengalami saki pernafasan (asma misalnya).
Saran saya, ikuti kursus berenang yang benar, berlatih rutin (olahraga harus dilakukan rutin/teratur agar mendapatkan hasil optimal), dan makan makanan bergizi.
Ingin olahraga yang tidak membuat berkeringat dan kepanasan?
Cobalah berenang. Dengan renang, manfaat olahraga tanpa harus kepanasan atau berkeringat bisa didapat. Tubuh bugar, hati pun bahagia. Olahraga Yang “Bersahabat”.
Berenang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dengan berenang seluruh tubuh bergerak, kelompok otot-otot besar akan digunakan seperti otot perut, otot lengan, pinggul, pantat dan paha.
Berenang (di tempat dan kualitas air yang memenuhi syarat kesehatan dan keamanan), termasuk sebagai olahraga aerobik yang akan membuat paru-paru sehat, sendi lebih lentur terutama di bagian leher, bahu dan pinggul, karena bagian-bagian tubuh tersebut digerakkan.
Renang juga baik untuk mereka yang kelebihan berat badan, hamil, orang lanjut usia atau mereka yang menderita arthritis. Karena, ketika berenang seluruh berat badan ditahan air (mengapung); sehingga, sendi-sendi tubuh tak terlalu berat menopang badan. Dengan renang akan terlatih menggunakan pernapasan secara efisien.
Perkenalkan renang pada sejak awal pada anak-anak agar mereka menyukai karena sifatnya yang seperti “main air”.
Dengan renang, tubuh akan membakar sekurang-kurangnya 275 kalori/jam, setara dengan bersepeda dan jalan-cepat. Meski kalori yang terbakar tak sebanyak dengan lari atau tenis misalnya, karena renang itu menyenangkan, bisa-jadi akan dilakukan lebih lama, sehingga, kalori yang dibakar bisa lebih banyak.

Memperoleh Manfaat Berenang

Agar bisa menmemperoleh manfaat renang, hendaklah berenang dengan benar. Kalau hanya bermain-main dengan air memang menyenangkan, tetapi hal ini hanya melibatkan aktivitas fisik yang sangat rendah.
Dianjurkan dengan bantuan instruktur renang yang berpengalaman, sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter spesialis kesehatan olahraga (SpKO) atau spesialis rehabilitasi medik (SpRM) terlebih yang bermasalah kesehatan. Perhatikan pula keamanan tempat renang demi kesehatan karena pada orang tertentu kejadian sakit akan lebih sering bila berenang. Perhatikan juga kualitas air misalnya: kejernihan, derajat-keasaman (pH) bahkan polusi, yang bisa saja dapat mengganggu kesehatan.
Mulailah dengan melakukan pemanasan dan peregangan terlebih dahulu, agar tubuh siap-gerak. Pemanasan akan membuat suhu tubuh dan detak jantung meningkat perlahan-lahan. Lakukan pemanasan dengan berjalan-jalan sekitar kolam renang selama 10 menit, lalu, regangkan sedikitnya 15 kali hitungan setiap otot. Peregangan salah satu upaya menghindari kram.
Lakukan pemanasan dan peregangan selama 5-10 menit, lalu teruskan dengan berenang selama 20-40 menit tanpa henti. Jika memulai berenang sebagai program kebugaran, lakukanlah bertahap. Jangan langsung berenang selama 30 menit tanpa jeda, misalnya. Mulailah dengan satu putaran menyeberangi kolam, lalu istirahatlah selama 30 detik. Setelah beberapa minggu, latihan bisa ditingkatkan. Sebaiknya, berganti-ganti gaya renang supaya semua otot terlatih.
Kemudian akhiri dengan pendinginan, yaitu renang perlahan-lahan selama 5 menit. Tutup latihan dengan minuman kesukaan, misal segelas susu Bear Brand atau Milo. Lakukan hal ini setelah setengah jam usai berenang. Dengan minum Bear Brand atau Milo, energi dan vitalitas akan kembali.
Berenang selama 3-5 kali seminggu serupa manfaat olahraga aerobik yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru.
Buatlah acara renang untuk bersenang-senang misalnya dengan bergabung dengan klub penggemar renang untuk memperoleh variasi latihan.
Bila mengajak anak berenang ketika harus ditinggal mintalah guard mengawasinya atau ajak main bersama menikmati luncuran-air atau main bola bersama.
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Sejarah Renang

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 05.16 Label: sejarah renang
SEJARAH RENANG

Renang ternyata telah dikenal sejah zaman pra-sejarah. Dari gambar-gambar yang berasal dari zaman batu diketahui adanya gua-gua bagi para perenang di dekat Wadi Sora sebelah barat daya Mesir. Di Jepang, renang adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh para samurai. Sejarah mencatat, pertandingan renang pertama diselenggarakan oleh Kaisar Suigui pada 36 sebelum Masehi.
 Pertandingan renang yang memperebutkan gelar juara telah dimulai di Eropa sekitar tahun 1800 dan sebagian besar menggunakan gaya dada. Renang gaya bebas pertama kali dikenalkan oleh Arthur Trudgen. Gaya ini kemudian mulai dikombinasikan dengan gaya kaki yang menendang oleh Richard Cavill pada 1902. Di abad pertengahan, renang termasuk dalam tujuh kemahiran yang harus dimiliki oleh para ksatria termasuk berenang dengan membawa senjata.
Olahraga renang pertama kali dipertandingkan dalam Olimpiade modern 1896 di Athena, Yunani. Pada Olimpiade ini, hanya empat nomor yang dipertandingkan dari rencana semula enam nomor. Masing-masing adalah nomor 100 meter, 500 meter, 1.200 meter, nomor bebas, dan 100 meter bagi para pelaut. Olimpiade kedua diselenggarakan di Paris, Prancis pada 1900 dan mempertandingkan nomor 200 m, 1.000 m, 4.000 m, nomor bebas, 200 m gaya dada, dan 200 m nomor beregu. Persatuan Renang Internasional (Federation Internationale De Natation De Amateur/FINA) dibentuk tahun 1908 semula menetapkan, gaya kupu-kupu adalah variasi gaya dada. Gaya ini baru menjadi gaya terpisah di tahun 1952. Wanita baru diperkenankan ikut pertandingan renang pada Olimpiade 1912 di Stockholm, Belanda. Itupun baru nomor bebas. Seiring dengan perkembangan olah raga renang renang semakin popular. Penggemar renang semakin bertambah. Bahkan, seringkali anak-anak diajarkan renang pada usia sangat dini

0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Selasa, 25 Oktober 2011

Istilah Dalam Dunia Pendidikan

Diposting oleh Galih Dwi Prasetyo di 08.11 Label: Istilah Dalam Dunia Pendidikan
No
Istilah
Penjelasan
Aplikasi
1
Hipotesi
Pengutaraan pendapat meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan
Sebelum melakukan penelitian harus mengadakan penjelasan terlebih dahulu

2
Imajinasi
Pikirin sendiri yang bisa diubah untuk menjadi kenyataan
Seperti Membuat cerpen, lukisan, puisi menurut apa yang diimajinasikan

3
Tata tertib
Aturan yang telah ditentukan baik yang dilarang maupun yang tidak dilarang
Siswa tidak boleh membawa benda tajam di dalam lingkungan sekolah.

4
Tugas
Pekerjaan yang harus dikerjakan
Meliputi Tugas kelompok, mandiri, tugas akhir

5
Dosen
Pendidik profesional dan ilmuan dengan tugas utama menyamapaikan materi dalam bidangnya masing-masing
Dosen menyampaikan gerak dasar senam pada mahasiswa dan mahasiswinya

6
Partisipasi
Wujud tindakan yang dituangkan untuk mendukung suatu kegiatan
Mengikuti memeriahkan ulang tahun kemerdekaan RI dengan mengikuti upacara bendera



7
Pembaharuan
Sesuatu yang dilakukan untuk merenovasi yang telah ada sebelumnya
Petugas bagian kurikulum sedang merenovasi sistem kurikulum guna memperbaiki sistem yang sudah ada menjadi lebih sempurna



8
Presentasi
Suatu kegiatan berbicara di depan banyak hadirin disuatu forum
Sekelompok Mahasiswa mempresentasikan sebuah makalah di dalam kelas dengan sebagai Dosen sebagai pembimbing dan mahasiswa lainnya sebagai audients

9





Penugasan tersetruktur




Kegiataan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang didesain oleh pendidik untuk menunjang pencapaian tingkat kompetensi

Prbaikan (remidial), pengayaan, dan percepatan






10


Penilaian


Suatu yang berharga atau bermutu menunjukkan kualitas dan berguna bagi manusia


Nilai hasil kelulusan setelah menyelesaikan ujian akhir sekolah (UAS)

11
Pemikiran
Ide yang dikeluarkan oleh seseorang untuk menyampaikan apa yang diinginkan
Seseorang pengacara memikirkan bagaimana langkah yang harus ditempuh untuk menyelesaikan masalah agar tidak larut berkepanjangan

12
kamus
Sejenis buku rujukan atau makna kata-kata yang digunakan untuk mencari arti bahasa maupun rumus dalam ilmu hitung
Kamus bahasa inggris, kamus bahasa jawa, kamus logaritma, dll


13
Belajar
Proses mencari pengalaman atau latihan
Belaar menegenal dilingkungan masyarakat untuk menambah pengetahuan dan jiwa sosial didalam diri kita

14
Buku
Kumpulan kertasa atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu
Buku modul, buku tulis, buku gambar

15
Karakteristik
Setiap yang dimiliki oleh makhluk hidup
Sifat atau watak  jahat, baik, sopan santun


16
Penelitian
Sesuatu yang dilakukan untuk mengetahui kejadian yang belum diketahui
Peneltian terhadap efek abu vulkanik bagi kesehatan masyarakat

17
Akselerasi pendidikan
Percepatan proses dalam belajar
Mahasiswa  mengambil semester pendek (SP) untuk mempercepat studinya

18
Sekolah
Lembaga atau instansi untuk belajar
Banyak didirikan sekolah-sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan yang terakhir UNIVERSITAS


19
Murid
Seseorang yang mengikuti satu program pendidikan di sekolah atau lembaga lainnya
Murid SD mengikuti program pondokpesantren kilat selama sau malam di sekolahnya

20
Prestasi
Hasil yang telah dicapai oleh seseorang
Timnas softball FIK UNY berhasil juara satu dalam kejuaraan softball di senayan

21
Proses
Berjalannya suatu pekerjaan
Tukang bangunan itu sedang menyelesaikan pekerjaan mebuat gedung asrama atlet UNY

22
Moral
Perilaku manusia
Dlihat dari tingkah laku seseorang dari segi kesopanan, kesosialan, kemasyarakatan, dan kejujuran
23
Norma
Aturan yang ada
Aturan dalam bermasyarakata, agama, dll

24
Guru
Sesorang pengajar suatu ilmu
Guru menyampaikan materi kepada muridnya

25
Skripsi
Istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya atau tulsan
Mahasiswa untuk mengakhiri studynya diharuskan membuat laporan hasil akhir
26
Kurikulum
Suatu lembaga penyelenggaraan pendidikan yang berisi rancangan 
Kurikulum pendidikan


27
Pengajaran
Proses belajar
Di kelas maupun diluar kelas


28



29

Makalah



Beasiswa
Sebuah karya akademis yang umumnya diterbitkan dalam suatu jurnal

Pemberian berupa keuangan yang diberikan kepada orang lain yang bertujuan untuk keberlangsungan pendidikan
Satu kelompok sedang mempresentasikan makalah tentang dampak negative globalissme bagi pendidikan
Universitas Negeri Yogyakarta memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi

30
Raport
Suatu cara pengukuran kinerja siswa
Siwa menerima raport untuk mengetahui sebereapa besar keberhasilannya dalam satu semester

31
Rangkuman
Garis besar dari isi buku
Digunakan untuk menpermudah mengambil isi materi di dalam ebuah buku

32
Perguruan tinggi
Satuan pendidikan penyelenggaraan pendidikan tinggi
Pendirian universitas di seluruh Indinesia









0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Translate

Category

  • Gaya Bebas
  • Gaya Dada
  • Gaya Kupu
  • Gaya Punggung
  • Guru Penjas
  • Kesehatan
  • Latihan
  • Manfaat Berenang
  • Pembalikan Renang Gaya Bebas
  • Pembalikan Renang Gaya Kupu
  • Guru Penjas Profesional
  • Racing Start Swimming
  • Sejarah Basket
  • Sejarah Renang
  • Teknik Lay-Up
  • Tips Bernafas Renang Crawl

Labels

  • Gaya Bebas
  • Gaya Dada
  • Gaya Kupu
  • Gaya Punggung
  • guru penjas profesional
  • Istilah Dalam Dunia Pendidikan
  • kesehatan
  • latihan
  • Manfaat Berenang
  • Pembalikan Gaya Bebas
  • Pembalikan Gaya Kupu
  • PENELITIAN SURVEY
  • Racing start
  • sejarah basket
  • sejarah renang
  • Teknik Lay-Up
  • TES KESEGARAN JASMANI INDONESIA
  • tips bernafas gaya bebas

Blog Archive

Followers

Texts

SEBUAH APRESIASI DALAM DUNIA PENDIDIKAN DILUAR PROSES BELAJAR MENGAJAR, SEMOGA DAPAT BERMANFAAT

  • Beranda
Powered By Blogger
Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

  • Guru Penjas Profesional
     A.GURU PENJAS PROFESIONAL Pengertian Profesi Istilah profesi semakin populer sejalan dengan semakin kuatnya tuntutan kemampuan profesiona...
  • Racing Start Swimming
    Gerakan Awal Gerakan Lompatan Gerakan Masuk Air Animation
  • TES KESEGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI)
    TES KESEGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI) Dalam lokakarya kesegaran jasmani yang dilaksanakan pada tahun 1984 “ Tes Kesegaran Jasmani Indonesi...
  • Front Crawl Turning
    Gerakan Awal Gerakan Memutar Gerakan Tolakan Animation
  • PENELITIAN SURVEY
    PENELITIAN SURVEY A.     PENGERTIAN PENELITIAN SURVEY Survey adalah pemeriksaan atau penelitian secara komprehensif . Survei yang dilakuka...
  • Butterfly Turn
    Gerakan Awal Gerakan Tolakan Animation
  • Renang Gaya Punggung (Back Crawl Stroke
    Renang Gaya Punggung (Back Crawl Stroke) merupakan gaya yang paling berbeda dengan yang lainnya karena kita dengan posisi wajah menghadap...
  • Sejarah Bola Basket
    SEJARAH BOLA BASKET Sejarah permainan dan perkembangan bola basket Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah...
  • Tips Bernafas Pada Waktu Renang Gaya Bebas
    Diantara empat gaya renang yang ada (gaya dada, gaya bebas, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung), yang paling sulit cara bernafasnya adalah ga...
  • Latihan dan Kesehatan
    BAB I LATIHAN A.     Pengertian Latihan Latihan kebugaran diartikan sebagai proses sistematis menggunakan gerakan bertujuan meningkatkan at...

Tentang Saya

Foto saya
Galih Dwi Prasetyo
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

  • Oktober (17)
free counters
 

© 2010 My Web Blog
designed by DT Website Templates | Bloggerized by Agus Ramadhani | Zoomtemplate.com